Gus Yusuf Izinkan Santri Nonton Piala Dunia 2026, Ada Syarat Ketatnya

Sebagai seorang pecinta sepak bola, Gus Yusuf sendiri mengikuti perkembangan Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko (12 Juni – 20 Juli 2026).

Admin
2 Min Read

Pengasuh Pondok Pesantren Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrejo, KH Muhammad Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf, memberikan angin segar bagi para santrinya. Mereka diperbolehkan menonton pertandingan Piala Dunia 2026, tapi dengan syarat yang jelas.

Menurut Gus Yusuf, sepak bola adalah hiburan yang sah dan bisa menjadi penyegaran pikiran setelah menjalani rutinitas belajar yang padat. Namun, ia menekankan bahwa hiburan tidak boleh mengganggu prioritas utama santri.

“Ya nanti mungkin kalau sudah mulai babak-babak penting, semifinal, dan di hari-hari libur kita beri kesempatan,” ujar Gus Yusuf, Senin (15/6/2026).

Bukan Bebas Tanpa Aturan

Gus Yusuf tegas mengatakan tidak mungkin santri dibiarkan begadang setiap malam untuk menonton semua pertandingan yang sering berlangsung hingga dini hari.

“Tapi kan tidak mungkin jam tiga pagi anak-anak nonton terus setiap hari selama satu bulan, kan ya kacau nanti,” katanya sambil tertawa.

Ia menegaskan bahwa keseimbangan antara pendidikan, ibadah, dan hiburan harus tetap dijaga. Oleh karena itu, izin menonton Piala Dunia di pesantren akan disesuaikan dengan jadwal kegiatan santri agar tidak mengganggu kesehatan dan prestasi belajar mereka.

Gus Yusuf Juga Pecinta Bola

Sebagai seorang pecinta sepak bola, Gus Yusuf sendiri mengikuti perkembangan Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko (12 Juni – 20 Juli 2026). Ia bahkan sempat bangun tengah malam untuk menonton pertandingan favoritnya.

“Tadi malam saya nonton Jepang, bangun setengah empat sekalian sahur lalu nonton Jepang lawan Belanda,” ceritanya.

Meski demikian, ia tetap membatasi waktu menontonnya demi menjaga kondisi fisik dan rutinitas harian.

Share This Article
Tidak ada komentar
error: Content is protected !!